Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Kegagalan Upaya Aktor Internasional Dalam Menyelesaikan Konflik Suriah

Konflik yang terjadi di Suriah saat ini bermula pada penangkapan dan penyiksaan lima belas remaja pada tahun 2011. Kelima belas remaja ini ditangkap karena mereka membuat slogan di dinding sekolah yang menuntut demokrasi. Peristiwa penangkapan dan penyiksaan ini diperburuk dengan meninggalnya salah satu dari lima belas remaja tersebut setelah disiksa secara keji oleh pihak aparat. Peristiwa pada bulan Maret 2011 ini menjadi awal mula terjadinya perang saudara di Suriah. Kejadian ini memancing sebagian masyarakat Suriah untuk menuntut revolusi Suriah menjadi negara demokrasi dan menurunkan Presiden Bashar al-Assad. Rezim al Assad sudah berkuasa sejak Hafizh al-Assad menjadi presiden pada 22 Februari 1971 . Ia menjabat selama tiga periode. 10 Juni 2000 , kekuasaannya kembali dilanjutkan oleh anaknya, Bashar al-Assad. Keluarga ini merupakan anggota Alawites. Alawites adalah cabang dari Syiah, sebuah aliran Islam yang merupakan kelompok minoritas di Suriah, tetapi mendominasi pemer...

Politik Global Mempengaruhi Politik Nasional

Gambar
Opini Politik Global Mempengaruhi Politik Nasional Tahun 2019 mendatang, seperti yang kita ketahui, akan diadakan pemilihan umum presiden di Indonesia. Kandidat nomor 1, Jokowi, yang menjabat sebagai presiden sekarang, menyusun strategi agar bisa menang. Dalam berita detik news yang berjudul "Jokowi Berkaca dari Kekalahan Hillary Clinton Melawan Donald Trump" menjelaskan bahwa Jokowi mencari cara agar kekalahan Hillary tidak terulang. Tidak hanya Hillary Clinton yang kalah melawan Donald Trump, tetapi juga perdana menteri Inggris, David Cameron yang yakin menang dalam pemilihan, namun kalah. Dalam berita ini dijelaskan bahwa menurut Jokowi, lanskap politik global mempengaruhi politik nasional. Saya sangat setuju dengan pendapat Jokowi ini, karena kita walau hidup di Indonesia, sebagai rakyat Indonesia, kita juga hidup sebagai masyarakat global atau dunia. Negara kita sendiri terikat dalam hukum internasional, sama halnya dengan pribadi kita masing-masing. Misalnya k...

Bagaimana tanggapan anda terhadap orang yang migrasi (refugee)?

Gambar
Opini Bagaimana tanggapan anda terhadap orang yang migrasi (refugee)? sumber: unhcr.org Berdasarkan berita berjudul " UN General Assembly President defends ‘landmark’ migration compact" dari UN news, menegaskan bahwa orang-orang yang melakukan migrasi wajib dilindungi oleh negara-negara yang bersangkutan. Orang yang melakukan migrasi, disebabkan oleh beberapa faktor, ada faktor yang bisa dikatakan 'terpaksa', mungkin orang tersbut tidak mau melakukan migrasi, namun harus dikarenakan satu dan lain hal.  Kesepakatan PBB sendiri, migrasi haruslah dilindungi, bahkan ada organisasi  UN yaitu UNHCR yang berfokus pada refugee. Negara-negara anggota PBB sudah melakukan perjanjian untuk melindungi kaum refugee ini, tetapi ada negara yang melanggar kesepakatan soal migrasi ini sehingga presiden PBB turun tangan dan berusaha menjaga kesepakatan yang telah dibentuk.  Menurut saya, pada dasarnya jika sudah membuat kesepakatan, hendaknya kesepakatan ini harus dipenuhi...

A Review: Definisi dan pemahaman akan 'Security'

Gambar
Bagi mahasiswa Hubungan Internasional pastinya sudah tidak asing lagi dengan kata ' security '. Pada konteks ini, terdapat banyak pemahaman tentang security  itu sendiri. Hal tersebut akan diulas pada pembahasan berikut beserta pemahaman dari dua buku yang berjudul ' Security Studies an Introduction ' milik Paul D. William dan ' The Evolution of International Security Studies ' milik Barry Buzan dan Lene Hansen. Masalah keamanan menjadi salah satu bagian dalam dunia politik. Pada konteks makna dari keamanan bagi satu individu dengan yang lainnya dapat berbeda, hal ini bergantung pada waktu, tempat, bahkan sejarah. Dalam dunia politik, keamanan sangat penting karena hal ini menentukan ‘ siapa yang akan mendapatkan apa, kapan, dan bagaimana ’. Maka dari itu sebagian besar konteks studi keamanan didorong untuk mencapai keamanan bagi orang-orang yang berada di tempat yang nyata. Alih-alih menyebutkan ‘kesehatan, pendidikan’, pemerintah menggunakan kata ‘...

A Review: Smart Power oleh Joseph S. Nye Jr. (Artikel)

Gambar
Dalam artikel  Smart Power  oleh Joseph S. Nye Jr. mengulas tentang smart power, penulis akan mengulas kembali tentang smart power. Secara singkat smart power  berarti menggabungkan hard power dan soft power. Menurut Joseph S. Nye Jr., smart power  tidak hanya sekedar mencari kekuatan sebesar-besarnya atau sekedar mempertahankan hegemony  suatu negara tetapi juga tentang bagaimana menggabungkan sekaligus memanfaatkan sumber daya yang dimiliki dalam sebuah strategi politik. Seperti mengancam sekaligus menarik perhatian. Bagaimana negara memanfaatkan sebuah sumber daya sebagai alat untuk mencapai apa yang kita inginkan. Tetapi apakah yang dimaksud hard power dan soft power? Menurut Nye, soft power adalah bagaimana suatu negara membentuk suatu preferensi terhadap negara lain. Dengan kata lain soft power mengutamakan daya tarik sebagai alat untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Soft Power diumpamakan sebagai sesuatu yang tidak terhitung atau intangible . C...

Trends in Southeast Asian Politics

Trends in Southeast Asian Politics Based on a lecture taught by Professor Duncan McCargo                 Tren politik di Asia Tenggara menunjukkan keadaan yang penuh dengan harapan dan ketakutan. Hal ini terlihat melalui rangkaian kejadian yang dimulai pada tahun 2013 saat terjadi pemilu yang berlangsung dramatis di Kamboja dan Malaysia. Pada tahun 2014 terjadi kudeta oleh militer di Thailand dan kemenangan Jokowi di Indonesia. Pada tahun 2015 partai National League of Democracy (NLD) menang telak di Myanmar. Pada tahun 2016 Rodrigo Duterte terpilih menjadi presiden Filipina. Pada tahun 2017 Cambodia National Rescue Party (CNRP) yang merupakan partai oposisi di Kamboja secara resmi dilarang oleh Mahkamah Agung. Sehingga pada tahun 2018 Cambodian People’s Party (CPP) menang. Di tahun depan, Indonesia dan Thailand akan mengadakan pemilu. Di sini terlihat ada tema yang sama, yaitu polarisasi. Demokrasi, p...

A Review: Jurnal The Balance Of Power In The Balance oleh Daniel H. Nexon

Gambar
Dalam jurnal dengan judul The Balance Of Power In The Balance yang sempat di review oleh Daniel H.Nexon, penulis akan kembali mengulas sedikit point yang terdapat di dalam jurnal tersebut.  Pertama-tama, apa itu balance of power? BoP merupakan sebuah kreasi atau pengumpulan kekuatan militer lewat mobilisasi internal atau penempaan aliansi untuk mencegah atau menghalangi pendudukan teritori atau politik dan dominasi militer negara oleh kekuatan asing atau koalisi.  Pada jurnal ini disebutkan bahwa para kontributor setuju jika teori Balance of Power menghadapi kesulitan. Para realist berpendapat bahwa balancing strategies sebenarnya cukup menonjol di dunia politik, atau sebaliknya, apakah negara lebih senang untuk badwagon  daripada melihat apa yang diprediksi oleh teori balance of power . Pada konteks ini terdapat beberapa teori yang berhubungan dengan teori balance of power itu sendiri. Namun bagaimana kita mendefinisikan konsep seperti ' balancing', 'the ba...

Opini-Kaburnya Tentara Korea Utara

Gambar
Seberapa besarkah pengaruh Korea Utara terhadap rakyatnya? Berdasarkan pemberitaan CNN pada 19 November 2018, dilaporkan bahwa ada seorang tentara Korea Utara yang mencoba kabur melalui DMZ (Demilitarized Zone) ke Korea Selatan. Jika kita berpikir bahwa tentara tersebut akan berakhir dengan penangkapan dan hukuman maka hal itu sangatlah salah. Sebaliknya seluruh tentara Korea Utara mencoba untuk menembak, sayangnya tembakan tersebut bukanlah tembakan peringatan melainkan tembakan dengan tujuan untuk menghilangkan nyawa.  Dalam istilah politik kita mengenal adanya power dalam sebuah negara. power tersebut biasanya 'digunakan' antar negara. Tetapi, apakah power yang dimiliki dapat digunakan pada rakyatnya sendiri? Apakah Korea Utara telah memanfaatkan kekuatan pemimpinnya untuk menguasai rakyatnya sendiri? courtesy of CNN: https://edition.cnn.com/2018/11/19/asia/north-korean-defector-interview-intl/index.html?no-st=1542804895